RAPAT KERJA KOORDINASI NASIONAL APCI 2026

APCI Perkuat Sinergi Industri Melalui Rapat Koordinasi Nasional 2026

Tangerang – Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI) kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 sebagai forum koordinasi, evaluasi, dan penyelarasan program kerja organisasi dalam mendukung kemajuan industri cat nasional. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antaranggota, mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan, serta menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan dan peluang industri ke depan.

Pelaksanaan Kegiatan

Hari/Tanggal : Rabu, 22 Juli 2026
Waktu : 16.00 – 19.00 WIB
Tempat : Amanaia Alam Sutera, Tangerang

Rakornas dihadiri oleh jajaran Pengurus APCI, Komite Tetap (Komtap), Sekretariat, serta perusahaan anggota APCI. Berbagai agenda strategis dibahas dalam forum ini, mulai dari penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengembangan standardisasi, pendidikan vokasi, isu lingkungan hidup, hingga peran APCI sebagai mitra pemerintah dan wadah kolaborasi bagi industri cat Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum APCI, Kris Rianto Adidarma, menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan organisasi agar APCI senantiasa mampu memberikan manfaat bagi seluruh anggota serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri cat nasional. Beliau juga menyampaikan bahwa penguatan tata kelola organisasi menjadi salah satu fokus utama guna memastikan keberlanjutan visi, misi, dan program kerja APCI di masa mendatang.

Rakornas juga menjadi forum awal untuk menyampaikan agenda organisasi menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2024–2026. Sehubungan dengan hal tersebut, APCI akan mempersiapkan proses pemilihan Ketua Umum dan jajaran Pengurus APCI periode berikutnya yang direncanakan dilaksanakan pada akhir tahun 2026, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Proses regenerasi kepemimpinan diharapkan dapat berlangsung secara transparan, demokratis, dan menjunjung tinggi semangat kebersamaan, sehingga kepengurusan yang baru mampu melanjutkan berbagai program strategis yang telah dibangun serta memperkuat peran APCI dalam mendukung perkembangan industri cat Indonesia.

Komite Tetap Sumber Daya Manusia

Komite Tetap Sumber Daya Manusia menyampaikan berbagai peluang peningkatan kompetensi yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan anggota. Sepanjang tahun 2026, tersedia berbagai seminar, workshop, dan pelatihan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian maupun instansi pemerintah lainnya, meliputi transformasi industri 4.0, Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Enterprise Resource Planning (ERP), hingga peningkatan efisiensi produksi berbasis Kaizen.

APCI mengajak seluruh perusahaan anggota untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal. Sebagian besar program dapat diikuti tanpa dipungut biaya sehingga menjadi peluang yang sangat baik bagi perusahaan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperkuat daya saing industri.

Selain mendorong partisipasi anggota pada berbagai program pemerintah, Komtap SDM juga terus mengembangkan workshop, webinar, studi banding industri, serta kerja sama dengan institusi pendidikan guna membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan.

Komite Tetap Standardisasi

Komite Tetap Standardisasi menyampaikan perkembangan berbagai pembahasan mengenai penerapan standar nasional pada industri cat. APCI senantiasa mendukung peningkatan mutu produk nasional melalui penerapan standar yang tepat serta memberikan masukan kepada pemerintah dalam proses penyusunan kebijakan.

Dalam Rakornas disampaikan bahwa industri cat memiliki karakteristik produk yang sangat beragam, termasuk produk yang diproduksi berdasarkan kebutuhan spesifik pelanggan (customized products). Oleh karena itu, APCI terus mendorong agar implementasi standardisasi dilakukan secara proporsional dengan tetap mempertimbangkan karakteristik produk, proses produksi, serta kebutuhan dunia usaha. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan mutu produk, inovasi, efisiensi, dan daya saing industri nasional.

Komite Tetap Pendidikan (Paint School)

Sebagai bagian dari komitmen APCI dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia industri, program Paint School terus menjadi salah satu fokus utama organisasi. Melalui kerja sama dengan SMA Mitra Industri MM2100, APCI berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang semakin selaras dengan kebutuhan dunia industri.

Dalam Rakornas, perusahaan anggota diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pengembangan Paint School melalui penyediaan bahan praktik, peralatan laboratorium, maupun bentuk dukungan lainnya yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Dukungan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman praktik yang lebih baik sehingga para siswa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Selain itu, APCI juga mendorong perusahaan anggota untuk membuka kesempatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi para siswa sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis industri.

Komite Tetap Pendidikan juga terus berupaya menghadirkan praktisi industri sebagai guru tamu yang akan berbagi pengalaman, pengetahuan, serta perkembangan teknologi kepada para siswa. Kehadiran guru tamu akan diselaraskan dengan penyempurnaan kurikulum yang sedang dikembangkan agar materi pembelajaran semakin relevan dengan kebutuhan industri cat.

Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha, APCI berharap dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri sehingga seluruh perusahaan anggota dapat memperoleh manfaat dari tersedianya sumber daya manusia yang siap berkontribusi bagi kemajuan industri cat Indonesia.

Komite Tetap Pengembangan Industri

Komite Tetap Pengembangan Industri terus memperkuat peran APCI sebagai sarana penyebaran informasi, peningkatan wawasan, serta pengembangan jejaring bagi seluruh anggota.

Selain mengikuti perkembangan regulasi dan isu-isu strategis industri, Komtap juga menginformasikan sejumlah agenda yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan anggota untuk memperluas wawasan, membangun kemitraan, dan mengikuti perkembangan teknologi industri pelapisan, antara lain:

  • 28–30 Juli 2026 – INACOATING 2026, Jakarta International Expo Kemayoran.
  • 18–19 Agustus 2026 – ASEAN Coating Innovation & Technology Conference 2026, Jakarta.
  • 26–28 Agustus 2026 – Asia Pacific Coatings Show (APCS) 2026, Jakarta International Expo.
  • 28–30 Oktober 2026 – Coating Show Indonesia (CSI) 2026, Jakarta International Expo Kemayoran.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, APCI mendorong perusahaan anggota untuk aktif berpartisipasi guna memperoleh informasi mengenai perkembangan teknologi, inovasi produk, tren pasar, serta memperluas jejaring dengan pelaku industri, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan di tingkat nasional maupun internasional.

Komite Tetap Lingkungan

Komite Tetap Lingkungan menyampaikan berbagai perkembangan kebijakan lingkungan yang perlu menjadi perhatian industri, khususnya terkait implementasi Stockholm Convention mengenai Persistent Organic Pollutants (POPs).

Melalui berbagai forum konsultasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan para pemangku kepentingan, APCI berupaya memastikan perusahaan anggota memperoleh informasi sejak dini mengenai perkembangan regulasi sehingga memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian serta tidak tertinggal dalam implementasinya.

Komtap Lingkungan juga mendorong peningkatan kepatuhan perusahaan terhadap berbagai ketentuan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja keberlanjutan perusahaan. Salah satu target yang diharapkan adalah semakin banyak perusahaan anggota yang mampu memperoleh minimal Peringkat Biru dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) melalui pemenuhan persyaratan lingkungan secara konsisten, meliputi kesesuaian dokumen dan perizinan, pengendalian air limbah dan emisi, pengelolaan limbah B3 maupun non-B3, pemantauan baku mutu, serta penyampaian pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ke depan, Komtap Lingkungan juga merencanakan penyelenggaraan webinar mengenai implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan menghadirkan narasumber dari kalangan industri maupun praktisi. Selain itu, APCI akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan regulasi lingkungan hidup melalui website APCI sehingga anggota dapat memperoleh informasi yang cepat dan akurat.

Melalui berbagai program tersebut, APCI berharap dapat meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, mendorong peningkatan peringkat PROPER perusahaan anggota dari Biru menuju Hijau, memperkuat kolaborasi antara industri, pemerintah, dan akademisi, serta mempertegas peran APCI sebagai fasilitator transformasi menuju industri yang lebih berkelanjutan.

Legal APCI

Pada bidang hukum dan tata kelola organisasi, kembali ditegaskan bahwa APCI merupakan organisasi yang independen dan netral yang berfungsi sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, serta pertukaran informasi antaranggota.

Dalam menjalankan perannya, APCI senantiasa mengedepankan musyawarah dan komunikasi yang konstruktif. Apabila terdapat perbedaan pandangan atau permasalahan yang melibatkan anggota, APCI dapat memfasilitasi dialog dan mediasi guna menjaga hubungan baik serta menciptakan iklim industri yang sehat dan kondusif.

Sejalan dengan prinsip tersebut, APCI tidak terlibat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan komersial maupun strategi bisnis masing-masing perusahaan anggota. Peran APCI difokuskan pada penyampaian informasi mengenai perkembangan regulasi, penyelenggaraan seminar dan workshop, serta menjadi jembatan komunikasi antara dunia usaha dengan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan industri cat Indonesia.

Sekretariat APCI

Pada kesempatan yang sama, Sekretariat APCI menyampaikan perkembangan administrasi organisasi, pengelolaan keanggotaan, koordinasi kegiatan, serta berbagai layanan yang terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada seluruh anggota.

Sekretariat juga terus memperkuat komunikasi organisasi melalui penyampaian informasi kegiatan, publikasi perkembangan regulasi, dokumentasi aktivitas organisasi, serta pengelolaan media komunikasi agar seluruh anggota dapat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan bermanfaat.

Penutup

Melalui penyelenggaraan Rakornas 2026, APCI kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mendukung pengembangan standardisasi yang selaras dengan kebutuhan industri, memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan, mendorong kepatuhan terhadap aspek lingkungan, serta mempererat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menjelang berakhirnya masa bakti kepengurusan tahun 2026, APCI juga mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung proses regenerasi kepemimpinan organisasi. Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan profesionalisme, diharapkan kepengurusan periode berikutnya dapat melanjutkan berbagai program strategis yang telah dibangun serta membawa APCI semakin maju sebagai organisasi yang memberikan nilai tambah bagi seluruh anggota dan berkontribusi dalam mewujudkan industri cat Indonesia yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.