APCI BERPARTISIPASI DALAM 2026 ASEAN COATING INNOVATION AND TECHNOLOGY DEVELOPMENT CONFERENCE
Jakarta, 19 Agustus 2026 — 2026 ASEAN Coating Innovation and Technology Development Conference telah sukses diselenggarakan pada 18–19 Agustus 2026 di JS Luwansa Hotel and Convention Center, Jakarta. Diselenggarakan oleh Ringier Events, konferensi ini mempertemukan produsen cat dan coating, pemasok bahan baku, distributor, penyedia peralatan, asosiasi industri, peneliti, serta para profesional dari berbagai bidang terkait.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2024, konferensi ini berkembang menjadi wadah penting bagi para pelaku industri coating di Asia Tenggara untuk bertukar pengetahuan, membahas perkembangan teknologi, memperluas jejaring profesional, serta menjajaki peluang kerja sama baru.
Penyelenggaraan tahun 2026 mengangkat beragam topik strategis, mulai dari pertumbuhan industri yang berkelanjutan, reformulasi cat bebas timbal, inovasi bahan baku dan coating fungsional, perlindungan korosi dan kebakaran, hot-dip galvanizing, hingga perkembangan ISO dan digital trust.

APCI Mengangkat Strategi Pertumbuhan Industri yang Berkelanjutan
Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI) berpartisipasi sebagai salah satu mitra asosiasi dalam konferensi ini. APCI diwakili oleh Dr. R. Pujiyono dari Komisi Tetap Lingkungan APCI, yang membuka rangkaian presentasi melalui sesi bertajuk “Sustainable Growth Strategies for Decorative & Industrial Coatings in Southeast Asia.”
Dalam paparannya, Dr. R. Pujiyono membahas prospek pertumbuhan industri cat dekoratif dan industri di kawasan Asia Tenggara dengan memberikan perhatian khusus pada aspek lingkungan, perubahan kebutuhan pasar, serta meningkatnya tuntutan terhadap produk yang berkelanjutan.
Asia Tenggara, khususnya Indonesia, memiliki potensi pertumbuhan industri coating yang kuat. Permintaan terhadap produk cat dan pelapis terus didorong oleh perkembangan berbagai sektor pengguna, seperti otomotif, infrastruktur, konstruksi bangunan, manufaktur barang konsumsi, dan pengembangan kawasan industri.
Pertumbuhan tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas produk, efisiensi penggunaan sumber daya, inovasi teknologi, kepatuhan terhadap standar, serta penerapan praktik produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Partisipasi APCI dalam konferensi ini menjadi bagian dari komitmen asosiasi untuk mendorong pertumbuhan industri cat nasional yang sehat, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Mulai 2026, APCI juga membuka keanggotaan bagi perusahaan industri pendukung, termasuk perusahaan bahan baku dan pemasok yang memiliki peran strategis dalam rantai pasok industri cat nasional.
Mendorong Transisi Menuju Cat Bebas Timbal
Salah satu topik penting yang dibahas dalam konferensi adalah transisi menuju formulasi cat yang lebih aman. Swapnil Mindhe, Senior Program Manager dari Lead Exposure Elimination Project (LEEP), menyampaikan presentasi bertajuk “Lead-Free & Market-Ready: The Case for Paint Reformulation.”
Sesi tersebut membahas tantangan dan peluang dalam melakukan reformulasi cat bebas timbal tanpa mengurangi mutu, performa, dan daya saing produk di pasar. Pembahasan ini menegaskan bahwa pengembangan cat yang lebih aman membutuhkan kesiapan teknis, dukungan rantai pasok, edukasi pasar, serta kerja sama antara produsen, asosiasi, dan berbagai organisasi terkait.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan APCI dan LEEP juga melakukan pertemuan dan pertukaran pandangan mengenai perkembangan industri serta upaya mendorong tersedianya produk cat yang lebih aman.
Pertemuan tersebut didokumentasikan dalam foto bersama Jessica, Markus Winarto, Ademas dari LEEP, Swapnil Mindhe dari LEEP, dan Dr. R. Pujiyono dari Komisi Tetap Lingkungan APCI.
Beragam Inovasi dan Perspektif Industri
Selain pembahasan mengenai keberlanjutan dan cat bebas timbal, konferensi menghadirkan sejumlah presentasi yang mencakup berbagai aspek dalam industri coating.
Adhitya Fikrie dari Nanjing Tianshi New Material Technologies Co., Ltd. membahas penggunaan high-performance wax additives untuk meningkatkan karakteristik dan performa formulasi coating.
Mewakili Indonesian Coating Association (ASCOATINDO), Larasanto, ST dari CV Cipta Agung menyampaikan inovasi dalam teknik thermal spray coating serta penerapannya dalam industri.
Sementara itu, Abednego Purnomo, Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, memberikan gambaran mengenai kondisi dan perkembangan industri di Indonesia serta peluang yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha.
Topik coating berperforma tinggi juga dibahas oleh Brian Huesgen, Ph.D. dari Carboline melalui presentasi mengenai solusi coating untuk meningkatkan perlindungan terhadap kebakaran.
Untuk aspek perlindungan aset, Ade Yusra dari PT Nuscaco Anti Korosi Indonesia membahas pendekatan dalam mencapai perlindungan korosi jangka panjang. Pembahasan ini relevan bagi berbagai sektor yang membutuhkan ketahanan, keandalan, dan umur pakai aset industri yang lebih panjang.
Pada sektor cat dekoratif, Achriano Toyang dari PT ICI Paints Indonesia memaparkan inovasi cat dengan fungsi tambahan, seperti perlindungan antimikroba, teknologi keep cool, serta ketahanan terhadap kotoran.
Peter Sulianto dari PT Trayindo Teknik Mandiri dan Komite Teknis Asosiasi Galvanis Indonesia (AGI) membahas proses, standar inspeksi, dan aplikasi hot-dip galvanizing untuk menghasilkan perlindungan korosi yang efektif dan berkualitas.
Konferensi juga mengangkat perkembangan standardisasi dan transformasi digital melalui presentasi Moch Malik dari International Society for Digital Trust (ISDT) dan Indonesian Society for Quality (ISQ). Sesi tersebut membahas pembaruan ISO pada 2026 serta pentingnya digital trust bagi masa depan industri coating Indonesia.
Rangkaian konferensi ditutup dengan pandangan industri dari Joey Roi Bondoc, Research Director Colliers, mengenai prospek, perkembangan pasar, dan peluang industri coating di Asia Tenggara.
Memperkuat Kolaborasi Antar-Asosiasi dan Pelaku Industri
Selain APCI, penyelenggaraan konferensi turut didukung oleh Indonesian Coating Association (ASCOTINDO), Asosiasi Galvanis Indonesia (AGI), Indonesia ISO Expert Association (IIEA), dan Indonesian Society for Quality (ISQ).
Kolaborasi antara asosiasi, produsen, pemasok bahan baku, penyedia teknologi, akademisi, dan para profesional menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem industri coating yang semakin terintegrasi.
Konferensi ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertemu dengan mitra bisnis, berkonsultasi dengan tenaga teknis, mempelajari produk dan teknologi terbaru, serta membangun komunikasi yang dapat dikembangkan menjadi kolaborasi bisnis.
Kunjungan Industri ke Dua Fasilitas Manufaktur
Pada hari kedua, 19 Agustus 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Industrial Learning Visit ke fasilitas manufaktur PT ICI Paints Indonesia dan PT Citra Galvanizing Indonesia.
PT ICI Paints Indonesia, yang saat ini menjadi bagian dari bisnis dekoratif AkzoNobel, merupakan produsen cat premium Dulux™ yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1971. Perusahaan memiliki komitmen terhadap aspek kesehatan, keselamatan, lingkungan, keamanan, dan pembangunan berkelanjutan. PT ICI Paints Indonesia juga telah memperoleh sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, dan Green Label Singapore.
Kunjungan berikutnya dilaksanakan di PT Citra Galvanizing Indonesia, perusahaan nasional yang bergerak dalam jasa pelapisan hot-dip galvanizing sejak April 2009. Perusahaan tersebut didukung oleh teknologi serta tenaga profesional dan bersertifikat. PT Citra Galvanizing Indonesia juga telah memenuhi sejumlah persyaratan standar, termasuk SNI 7033:2020, ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001.
Melalui kunjungan ini, delegasi memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung proses produksi, teknologi yang digunakan, penerapan standar, pengendalian mutu, serta praktik operasional di lingkungan industri.
APCI menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen dan tim engineering PT ICI Paints Indonesia serta PT Citra Galvanizing Indonesia atas sambutan dan kesempatan berbagi pengetahuan dengan para peserta konferensi.
Memperkuat Masa Depan Industri Coating ASEAN
Berakhirnya 2026 ASEAN Coating Innovation and Technology Development Conference menandai semakin kuatnya komitmen para pemangku kepentingan untuk membangun industri coating ASEAN yang inovatif, aman, kompetitif, dan berkelanjutan.
Wawasan, pengalaman, serta koneksi yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat dikembangkan menjadi kolaborasi nyata dan membuka peluang baru bagi kemajuan industri cat dan pelapis di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.
Unduh Materi Acara
Informasi lengkap mengenai konferensi, profil mitra asosiasi, profil pembicara, agenda kegiatan, dan kunjungan industri dapat dibaca melalui materi resmi berikut:
