BEBAS TIMBAL JADI ARAH BARU INDUSTRI CAT, APCI HADIR DUKUNG INOVASI KANSAI PAINT

Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI) turut hadir dalam konferensi pers yang diselenggarakan oleh PT. Kansai Prakarsa Coatings (KPC-Kansai Paint) terkait inovasi cat bebas timbal yang berlangsung pada 16 April 2026 di Aroem Mahakam Resto, Cafe & Ballroom. Kehadiran ini menjadi bentuk dukungan APCI terhadap upaya industri dalam menghadirkan produk yang lebih aman bagi kesehatan dan lingkungan.

Dalam acara tersebut, Markus Winarto selaku Sekretariat Jenderal APCI, didampingi oleh perwakilan APCI lainnya, hadir sebagai tamu undangan dan menegaskan komitmen APCI dalam mendorong transformasi industri cat nasional menuju praktik yang lebih berkelanjutan.

🎨 Inovasi Industri: Cat Tidak Sekadar Warna, Tapi Juga Perlindungan

Kansai Paint memperkenalkan inovasi cat bebas timbal yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), dengan batas kandungan timbal maksimum 90 ppm sesuai rekomendasi World Health Organization (WHO).

Takahiko Tsuda selaku President Director PT Kansai Prakarsa Coatings menyampaikan:

“Kansai Paint percaya bahwa cat tidak hanya berfungsi untuk memperindah, tetapi juga berkontribusi pada rasa aman, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat. Kami menghadirkan portofolio cat bebas timbal dengan teknologi Jepang untuk mendorong ruang hidup yang lebih sehat.”

Sementara itu, Marketing Manager PT Kansai Prakarsa Coatings, Jemmy Haryono, menambahkan:

“Melalui visi Enrich Lives with Happiness, kami selalu berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan kesehatan. Kansai Paint memastikan bahwa seluruh solusi cat telah memenuhi standar nasional (SNI) serta mengacu pada praktik terbaik internasional.”

Penerapan ini diperkuat melalui sertifikasi SNI untuk cat dekoratif berbasis pelarut dengan batas kandungan timbal maksimum (tidak melebihi) 90 ppm.

🏛️ Dorongan Pemerintah: Industri Maju Harus Aman dan Bertanggung Jawab

Emmy Suryandari, Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, menegaskan bahwa industri cat merupakan sektor strategis yang terus berkembang.

Dengan kapasitas terpasang mencapai 1,5 juta metrik ton per tahun dan menyerap sekitar 36.000 tenaga kerja, kualitas dan keamanan produk menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan industri.

“Pemerintah berkomitmen untuk mendorong industri yang tidak hanya berdaya saing, namun juga bertanggung jawab. Kami mengapresiasi langkah pelaku industri dalam menghadirkan produk yang lebih aman bagi masyarakat,” ujar Emmy.

🌍 Kolaborasi Global: Upaya Bersama Menghapus Risiko Timbal

Ivan Mahardika dari Lead Exposure Elimination Project (LEEP) menyoroti bahwa paparan timbal masih menjadi isu penting, terutama bagi tumbuh kembang anak.

“Kami menyambut inisiatif positif dari berbagai produsen cat Indonesia yang berkomitmen memproduksi cat bebas timbal. Ini adalah langkah penting untuk memastikan hunian dan bangunan aman bagi semua,” jelas Ivan.

🧠 Risiko Kesehatan: Ancaman Tersembunyi dari Paparan Timbal

Dr. dr. Laurentius Aswin, Sp.PD-KEMD, menjelaskan bahwa paparan timbal dalam jangka panjang dapat berdampak serius pada kesehatan.

“Timbal dapat memengaruhi perkembangan otak dan kemampuan kognitif anak, serta berdampak pada kondisi kesehatan orang dewasa. Oleh karena itu, pemilihan material bangunan yang tepat menjadi sangat penting,” jelasnya.

Paparan ini dapat terjadi dari lingkungan sehari-hari, seperti taman bermain atau fasilitas publik, di mana anak-anak berisiko terpapar melalui debu, sentuhan, atau kebiasaan memasukkan tangan ke mulut.

 

🏢 Edukasi APCI: Memahami Fakta di Balik ‘Bebas Timbal’

APCI menekankan pentingnya pemahaman yang benar mengenai istilah “bebas timbal”. Markus Winarto menjelaskan bahwa istilah tersebut tidak berarti nol (0 ppm), melainkan berada di bawah ambang batas aman yang direkomendasikan WHO, yaitu maksimum atau tidak melebihi 90 ppm.

Beliau juga menjelaskan bahwa cat terdiri dari lima komponen utama:

  • Resin (pengikat)
  • Pigmen (pewarna)
  • Extender (pengisi)
  • Additive (zat tambahan)
  • Solvent (pelarut)

Timbal terdapat pada pigmen tertentu, bukan seluruh jenis pigmen. Salah satu yang paling umum adalah timbal kromat (PbCrO₄), yang dimanfaatkan untuk memberikan warna cerah serta meningkatkan daya tahan.

Selain itu, perlu dipahami bahwa pigmen timbal kromat umumnya hanya digunakan pada cat berbasis pelarut (solvent-based), seperti cat besi atau cat kayu yang menggunakan thinner atau minyak sebagai pelarut. Pigmen ini tidak digunakan dalam cat berbasis air (water-based) seperti cat tembok, sehingga cat tembok pada umumnya tidak mengandung pigmen timbal kromat dan relatif lebih aman dari aspek tersebut.

Penggunaan timbal sebelumnya banyak dipilih karena memiliki keunggulan seperti warna lebih cerah, tahan cuaca, anti karat, dan harga yang relatif lebih ekonomis. Namun, dampaknya terhadap kesehatan membuat industri kini beralih ke alternatif yang lebih aman, meskipun dengan tantangan biaya dan performa.

🤝 Menuju Industri Berkelanjutan: Kolaborasi untuk Masa Depan Lebih Sehat

APCI menyambut baik berbagai inisiatif dari industri, pemerintah, dan organisasi internasional dalam mendorong penggunaan cat bebas timbal. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah penting dalam menciptakan industri yang lebih bertanggung jawab sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.

Melalui partisipasi dalam acara ini, APCI kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam mendukung perkembangan industri cat yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di Indonesia.